Sebelum Berlibur, Ini Panduan Membuat Visa Jepang yang Perlu Anda Ketahui

Sebelum-Berlibur-Ini-Panduan-Membuat-Visa-Jepang-yang-Perlu-Anda-Ketahui

Jepang merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia untuk berlibur. Negara yang identik dengan bunga sakura ini selalu ramai dikunjungi baik di musim panas, gugur, salju, maupun semi saat bunga-bunga sedang bermekaran dengan indahnya. Namun sebelum berkunjung kesana, Anda harus mempunyai visa Jepang terlebih dahulu. 

Sebagai informasi, visa adalah izin yang diberikan kepada suatu negara terhadap warga negara asing yang hendak berkunjung ke negara tersebut. Visa sendiri dapat berbentuk stiker ataupun stempel yang disematkan pada paspor Anda. 

Cara membuat visa sebenarnya sangat mudah. Anda hanya perlu datang ke Japan Visa Application Center (JVAC) yang terletak di lantai 4 Lotte Shopping Avenue. 

Jika sudah mempunyai e-paspor, Anda tidak perlu membuat visa lagi. Namun Anda tetap harus melakukan registrasi sebelum pergi kesana. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan sebagai cara registrasi bebas visa Jepang. 
  1. Unduhlah formulir bebas visa terlebih dahulu. Setelah itu, isilah data-data sesuai dengan e-paspor Anda. Jika sudah, Anda perlu membawa formulir beserta e-paspor ke Kedutaan Besar Jepang atau Japan Visa Application Center di VFS Global. 
  2. Pihak Kedutaan akan melakukan registrasi. Pada tahap ini Anda akan dikenakan biaya Rp.120.000,- apabila melakukan registrasi di VFS Global. Proses registrasi akan berlangsung selama 2 hari kerja jika Anda melakukannya di kedutaan, atau 5 hari kerja di JVAC. 
  3. Setelah registrasi berhasil, pihak kedutaan akan memberikan stiker bebas visa pada e-paspor Anda. Kemudian, Anda hanya perlu mengambil e-paspor setelah diinfokan bahwa registrasi telah selesai dilakukan. 
Dengan melakukan proses registrasi bebas visa, Anda diperbolehkan untuk berkunjung ke Jepang maksimal 15 hari dalam sekali kunjungan. Anda bisa berkunjung ke Jepang selama beberapa kali asalkan stiker bebas visa yang terdapat pada e-paspor masih berlaku. 

Namun, bagaimana jika tidak memiliki e-paspor? Jika Anda hanya memiliki paspor Indonesia yang biasa, Anda harus melakukan permohonan visa. Permohonan ini hanya bisa dilakukan di JVAC dan tidak bisa dilakukan di Kedutaan Besar Jepang. Berikut dokumen-dokumen yang perlu Anda siapkan untuk melakukan proses pembuatan visa. 
  1. Formulir permohonan visa 
  2. Paspor Anda 
  3. Pas foto yang paling terbaru berukuran 4,5 cm x 4,5 cm. 
  4. Fotokopi KTP. Jika belum punya dan masih bersekolah, Anda bisa menggunakan Surat Keterangan Belajar atau fotokopi Kartu Mahasiswa 
  5. Bukti tiket pulang dan pergi ke Jepang 
  6. Dokumen keuangan seperti buku tabungan selama 3 bulan terakhir ataupun rekening koran 
  7. Jadwal perjalanan selama di Jepang 
Ada beberapa hal yang juga perlu Anda catat sebelum melakukan proses pembuatan visa Jepang. 
  1. Dokumen-dokumen yang digunakan untuk melakukan proses pembuatan visa sebaiknya menggunakan kertas berukuran A4. Hal ini juga berlaku untuk fotokopi KTP. 
  2. Dokumen tersebut sebaiknya Anda satukan dalam sebuah map. Dan hal yang terpenting adalah jangan menstaplesnya. Jika takut tercecer, Anda bisa menggunakan sebuah klip kertas untuk menyatukan semua dokumen tersebut. 
  3. Pastikan bahwa semua dokumen dalam keadaan rapi, tanpa ada lekukan di kertasnya. 
  4. Tempelkan pas foto Anda secara rapi dan sempurna di formulir. 
Dalam proses pembuatan visa, hal ini akan memakan waktu 5 hari kerja. Agar tidak semakin terhambat, Anda harus memastikan bahwa semua dokumen telah terkumpul dan tidak ada yang terlupa. 

Jika semua proses pembuatan visa Jepang ini sudah selesai dilakukan, maka liburan ke Jepang sudah menanti Anda! Sudah siap untuk berkunjung ke negeri sakura? 

Belum ada Komentar untuk "Sebelum Berlibur, Ini Panduan Membuat Visa Jepang yang Perlu Anda Ketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel